Showing posts with label Iptek. Show all posts
Showing posts with label Iptek. Show all posts

11 November 2014

Di Indonesia, Drone Dijual Mulai Rp 1,7 Juta

Dari operasi militer kini drone kini beralih fungsi sebagai hobi. Bahkan pesawat tanpa awak itu sekarang sudah dijual bebas di Indonesia dengan harga terjangkau.

Banyak toko di sejumlah mall yang menjajakan drone. Roman, seorang distributor drone di Indonesia, mengaku telah menjual berbagai macam pesawat tanpa awak itu, harganya pun bervariasi.

"Ada macam-macam drone dan kisaran harga, semuanya bergantung spesifikasi, untuk kelas menengah berkisar pada harga 3,75 juta sedangkan kelas atas dari 7 juta hingga 15 juta," ujar Roman pada CNN Indonesia, Sabtu (8/11).

Harga drone dibedakan berdasarkan spesifikasinya, tapi faktor yang paling mempengaruhi perbedaan harga sebuah drone adalah ukuran, jarak terbang dan lama waktu yang dapat dicapai sebuah drone dalam satu kali pengisian daya.

Menurut Roman, semakin besar ukuran drone maka semakin jauh kemungkinan jarak terbang yang dapat ditempuh.

"Untuk kelas menengah maksimal sekitar 50 meter, sedangkan untuk kelas atas bisa lebih dari 100 meter," kata Roman.

Ia mengatakan, sejauh ini drone yang paling banyak di beli di Indonesia berada pada kisaran harga Rp 3,75 juta hingga Rp 7 juta. Roman menambahkan bahwa seluruh drone yang dijual di Indonesia didistribusikan dari Tiongkok setiap bulannya.

Berbeda dengan Roman yang hanya menyediakan drone kelas menengah hingga atas. Diana, penjual drone yang berada di Bali, mengaku punya pesawat nirawak yang harganya mulai Rp 1,7 juta. Drone kelas ini diklaim sudah mumpuni untuk mengambil gambar dari ketinggian, atau sekadar untuk bermain.

"Drone Syma X5c Explorer bisa terbang tujuh sampai 10 menit, dan bisa untuk bisnis sederhana, misalnya jasa foto pantai di udara, video udara di water park dan sebagainya," katanya.

Eksistensi drone di Indonesia kian diperkuat dengan hadirnya sejumlah komunitas, AR Drone Indonesia salah-satunya. Di situ menjadi tempat diskusi para pilot pesawat nirawak Tanah Air. Ada pula Indonesia Arducopter yang berisikan semua seluk beluk tentang drone.

Sumber

02 November 2014

Kabar Gembira, BBM Kini Punya Pesan Rahasia

BlackBerry memperbarui aplikasi chat BlackBerry Messenger untuk semua platform (BlackBerry, Android, dan iOS), Sabtu (1/11/2014).

BBM versi terbaru ini menyertakan fitur "pesan privat" di mana pesan yang terkirim bisa diatur agar segera menghilang setelah batas waktu tertentu.

BlackBerry mengatakan bahwa kedua fitur baru tersebut ditujukan untuk meningkatkan privasi pengguna BBM.

"Permintaan akan fitur baru ini banyak sekali jadi kami senang bisa memberikannya untuk pengguna hari ini," kata President Global Enterprise Sevices BlackBerry John Sims.

Fitur baru bernama "Timed Message" ini nantinya bisa diakses lewat sebuah icon timer di dalam aplikasi BBM. Di sini, pengguna bisa memilih rentang waktu antara 1 hingga 15 detik untuk mengatur "masa berlaku" dari sebuah pesan.

Begitu pesan dalam bentuk teks atau foto terkirim dan dibuka, si penerima hanya akan bisa melihat pesan selama waktu yang ditentukan tersebut sebelum pesan terhapus secara otomatis.

Ada pula fitur lain bernama "Message Retraction" untuk menarik kembali pesan yang sudah dikirim. Pengguna cukup menyentuh tampilan chat bubble yang ingin ditarik kembali selama beberapa saat untuk menghapusnya.

Aplikasi BBM dengan fitur pesan rahasia ini sudah bisa diunduh di toko aplikasi Google Play Store, Apple App Store, Windows Store, dan tentu saja BlackBerry App World. (*)

Sumber

29 October 2014

Jan Koum, CEO WhatsApp ini Dulunya Hanya Tukang Sapu

Kondisi perekonomian seseorang tidak serta merta menentukan masa depannya kelak. Tak jarang kondisi perekonomian yang tergolong miskin atau biasa-biasa saja, menjadi pemicu tekad untuk memperbaiki masa depan.

Cemoohan, pandangan sinis dan cibiran menjadi cambuk bagi segelintir orang yang berhasil menapaki jalan terjal kesuksesan. Modal tekad, ketabahan dan keberuntungan, orang-orang ini mampu merubah kemiskinan menjadi kekayaan.

Tercatat beberapa pengusaha besar dalam dan luar negeri mampu membuktikan keterpurukan ekonomi bukan penghalang untuk mencapai puncak kesuksesan dunia.

Jan Koum lahir 24 Februari 1976 adalah CEO dan pendiri WhatsApp bersama Brian Acton. WhatsApp merupakan aplikasi pesan bergerak yang diakuisisi oleh Facebook Inc. pada Februari 2014 dengan nilai USD 19 miliar. Koum dibesarkan di sebuah desa di luar Kiev, Ukraina. Ia pindah ke California bersama ibu dan neneknya tahun 1992. Saat ini Koum memegang 45 persen saham WhatsApp dengan nilai mendekati USD 7 miliar atau setara dengan Rp 83,92 triliun.



Uang USD 19 miliar yang dikeluarkan Facebook untuk akuisisi WhatsApp telah membuat nasib Jan Koum dan Brian Acton sebagai pendirinya berubah. Kini, kedua nama tersebut telah masuk jajaran miliarder terkaya dunia versi Forbes.

Seperti yang dilansir oleh First Post (5/3), Koum yang kini berusia 38 tahun dan Acton yang berusia 42 tahun boleh berbangga dengan status sosialnya saat ini. Menurut data Forbes, Koum sekarang adalah orang terkaya nomor 202 di dunia, sementara Acton nomor 551.



Posisi itu didapatkan Koum setelah mengalami peningkatan pendapatan sebanyak 45 persen setelah WhatsApp dijual. Sementara Acton juga mengalami peningkatan pendapatan hingga 20 persen.

Dengan hal ini, Koum pun jadi miliarder dengan aset USD 6,8 miliar. Sementara, Acton kekayaannya sebanyak USD 3 miliar.

Padahal, jika kita menengok ke belakang, nasib kedua orang ini sangat berbalik 180 derajat. Dulu, Koum adalah seorang imigram Ukraina yang sempat jadi tukang sapu dan hidup di bawah garis kemiskinan. Sementara Acton sempat ditolak kerja di Facebook, dan Twitter namun tidak putus asa hingga akhirnya jadi miliarder sekarang ini.

Sumber

Mantan Karyawan Google Membuat Search Engine Khusus Dewasa (18+)

Mantan karyawan Google dan produser film porno Colin Rowntree baru-baru ini menciptakan sebuah search engine khusus dewasa (18+). Mesin pencari yang diberi nama BoodiGo.com ini dijanjikan Colin tidak akan mengarahkan para penggunanya ke website-website porno bervirus dan bajakan. Alih-alih, BoodiGo akan memblacklist website-website video sharing yang bajakan dan illegal, lalu hanya menampilkan deretan website-website khusus dewasa yang legal dan bebas virus.




BoodiGo pun tidak akan melacak pergerakan para usernya, tidak menggunakan cookie, ataupun teknologi user-tracking lainnya untuk mengumpulkan data. Sang kreator yang terkenal nyeleneh ini juga menyatakan bahwa misi utamanya adalah untuk membantu orang untuk mencari konten dewasa dengan mudah, efektif, efisien dan menyenangkan.
Selain itu, melalui BoodiGo kamu tidak akan menjumpai hasil pencarian terhadap link-link yang tidak dikehendaki, website palsu, website bermuatan berbahaya, dan website yang terlalu banyak bermuatan iklan ataupun pop-up yang mengganggu. BoodiGo sangat memahami bahwa mencari konten bermuatan dewasa selama ini memang membutuhkan kecermatan lebih, maka dari itu mereka menyediakan sarana yang aman dan anonim, serta “straight to the point”.





Straight to the point? Contoh, apabila kamu ingin mencari kata hot melalui Google, maka kamu akan diberikan berbagai rekomendasi, mulai dari grup band, video Youtube, ranking lagu pop, dll. Namun apabila kamu mencari melalui BoodiGo, maka pencarian tersebut akan disaring menjadi sesuatu yang lebih spesifik.





(Screenshot BoodiGo di atas telah dimodifikasi sedemikian rupa demi menjaga kesopanan bahasa. Kamu bisa mencoba search secara langsung di website tersebut untuk melihat hasil pencarian asli).

Sumber

02 October 2014

Gerhana Bulan Total Akan Hiasi Langit Indonesia

Sejumlah fenomena langit menarik bakal bisa disaksikan sepanjang bulan Oktober 2014 ini. Beberapa di antaranya adalah fenomena yang sangat jarang terjadi dalam sejarah.
Menurut informasi dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, situs Sky and Telescope dan wawancara dengan astronom amatir Ma'rufin Sudibyo. Satu di antaranya adalah gerhana bulan total yang bisa disaksikan di Indonesia.
Fenomena gerhana Bulan total akan terjadi pada tanggal 8 Oktober 2014. Seluruh wilayah Indoensia bisa menyaksikannya.
Gerhana Bulan total akan berlangsung sejak pukul 15.14 - 20.25 WIB. Namun, periode totalitas hanya berlangsung selama satu jam, mulai 17.24 - 18.24 WIB.
Wilayah terbaik untuk menyaksikan seluruh tahapan gerhana Bulan total adalah Indoensia Timur. Wilayah Indonesia Barat hanya bisa menyaksikan saat totalitas gerhana. (*)

Sumber

Lima Fakta Seputar Windows 10

Lama dinanti, Microsoft ternyata merilis Windows 10 alih-alih Windows 9 sebagai penerus Windows 8.1. Sistem operasi tersebut ditujukan untuk digunakan di berbagai perangkat, dari mobile, desktop, hingga server.
Banyak yang bertanya-tanya mengapa Microsoft seolah "meloncat" dari Windows 8 langsung ke Windows 10. Menurut Cnet (30/9/2014), dengan penamaan yang melompati satu versi itu, Microsoft mencoba menunjukkan keseriusannya dengan memberikan perubahan yang fundamental di sistem operasi baru itu.

Banyak juga pertanyaan-pertanyaan lain yang ada di dalam benak pengguna, seperti kapan mereka bisa menggunakannya, bagaimana dengan aplikasi-aplikasinya, serta pertanyaan seputar antarmuka dan tombol Start Menu.

Berikut adalah rangkuman singkat tentang fakta-fakta Windows 10 yang dirangkum dari situs Cnet.

1. Upgrade

Pengguna OS Windows bisa mendapatkan sistem operasi Windows 10 tahun depan. Microsoft berencana melucurkan sistem operasi ini setelah ajahg konferensi tahunan Build bagi para pengembangnya. Kemungkinan Windwos 10 meluncur di pertengahan atau akhir tahun 2015.

Namun, jika mereka ingin merasakan lebih dahulu sistem operasi Windows 10 ini, mereka bisa mendaftarkan dirinya dalam Windows Insider Program yang mulai dibuka pada Rabu (1/10/2014) waktu AS. Pendaftaran bisa dilakukan di situs Microsoft dengan URL preview.windows.com 

Dengan mengikuti program ini, maka pengguna bisa mendapatkan salinan sistem operasi tahap awal (kemungkinan masih banyak bug). Microsoft juga belum memutuskan berapa harga versi retail untuk OS Windows 10.

2. Aplikasi

Belum banyak hal yang dibagikan oleh Microsoft tentang aplikasi dalam Windows 10. Namun sejauh ini, aplikasi-aplikasi yang akan diluncurkan di Windows 10 bakal bersifat universal, alias bisa dijalankan untuk semua jenis perangkat, mulai dari PC, smartphone, hingga tablet.

Karena itu, developer diwajibkan untuk mengkustomisasi aplikasi buatannya agar bisa berjalan di semua platform, mulai dari segi tampilan hingga bagaimana caranya berjalan di smeua perangkat dengan beragam ukuran layar. Aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh melalui Windows Store.

3. Antarmuka

Berbeda dengan sistem operasi Windows 8 dimana aplikasi yang dimiliki sepenuhnya dioperasikan dengan layar sentuh, maka di Windows 10 ini sifatnya opsional.

Saat pengguna memasangkan perangkat tabletnya dengan sebuah docking keyboard, maka antarmuka yang ditampilkan berupa tampilan desktop standar komplit dengan tombol Start yang kembali hadir.

Begitu docking keyboard dilepas, maka pengguna akan mendapatkan antarmuka layar sentuh layaknya Windos 8.

Dengan fitur antarmuka Snap, pengguna juga bisa menampilkan lebih dari satu aplikasi dalam satu jendela. Microsoft menambahkan dukungan kuadran layout dimana pengguna bisa menampilkan empat jendela aplikasi sekaligus yang berjalan bersamaan.

Terdapat juga dukungan untuk beragam antarmuka desktop. Dengan demikian, pengguna bisa beralih dari satu antarmuka aplikasi yang sedang berjalan ke antarmuka desktop dengan mudah.

4. Tombol Start menu

Seperti disinggung di atas, tombol Start menu telah dihadirkan kembali oleh Microsoft di lyar desktop-nya. Tombol tersebut kembali menempati posisi sakralnya selama ini, di pojok kiri bawah.

Namun yang berbeda kali ini, tampilan Start Menu yang diusung Microsof dalam Windows 10 merupakan gabungan dari Windows 7 dan Windows 8.

Selain menampilkan daftar shortcut ke berbagai aplikasi, Start menu tersebut juga memiliki bagian yang menampilkan jendela Live Tiles, yaitu menu kotak-kotak khas Windows 8.

5. Dukungan perangkat

Belum pasti apakah semua perangkat Windows saat ini yang beredar akan mendukung Windows 10 atau tidak. Microsoft mengembangkan Windows 10 dari basis Windows 8.1 yang telah mengusung komputasi 64-bit.

Dengan demikian, beberapa prosesor lawas tidak lagi didukung oleh sistem operasi baru Microsoft ini. Namun untuk PC, Windows 10 akan bisa dijalankan dalam sistem yang belum terlalu lama.

Kesimpulannya, jika Anda membeli perangkat Windows yang diluncurkan saat ini hingga satu tahun mendatang, besar kemungkinannya perangkat tersebut bisa dipasangi Windows 10.

Sumber

18 September 2014

Cerita Samsung: Meniru, Juara, lalu Mencipta


Sebagian perusahaan Korea Selatan berkembang dengan menjiplak produk perusahaan-perusahaan Jepang dan Amerika Serikat. Namun, dalam waktu singkat, ”sang penjiplak” mengalahkan kekuatan yang ditirunya. Ini cerita tentang periode "penjiplakan" di belakang capaian besar industri Korea, termasuk teknologi informasi.


Setiap Minggu pagi pada awal 1980-an, rombongan insinyur Jepang memenuhi pesawat komersial yang terbang dari Negeri Sakura ke Korea Selatan. Mereka bukan turis, melainkan para ahli semikonduktor Jepang yang didatangkan Samsung untuk mengajari para insinyur Korsel memperbaiki fasilitas produksi dan mereorganisasi pekerja teknis Samsung semikonduktor. Ini adalah sayap bisnis baru Samsung Electronics yang dikembangkan mulai 1974.

Rombongan insinyur Jepang itu hanya bekerja setengah hari. Pada Minggu sore itu juga, mereka pulang kembali ke negerinya. Di antara sesama insinyur Jepang, aktivitas setiap akhir pekan di Korsel itu sudah seperti rahasia umum. Namun, di antara mereka ada kesepakatan tidak tertulis: "Jangan pernah bertanya apa yang mereka lakukan di Korea!"

Kisah akhir pekan para insinyur Jepang itu disinggung dalam esai "Mari Berpikir Sebelum Kita Melihat Dunia" (1997) yang ditulis Lee Kun-hee, penerus bisnis perusahaan elektronik Samsung yang didirikan Lee Byung-chull.

DARI PEDAGANG SEMBAKO

Samsung pada awal pendiriannya, akhir 1930-an, hanyalah perusahaan lokal yang berbisnis sembako, seperti sayur-mayur, buah-buahan, gula, beras, dan ikan kering. Lalu, perusahaan itu mengembangkan bisnis terigu dan tekstil pada 1950-an.

Ketika Presiden Park Chung-hee menggulirkan program industrialisasi Korsel pada kurun waktu 1961-1979, Samsung beralih ke sektor manufaktur dan berfokus memproduksi peranti elektronik.

Samsung termasuk konglomerasi (chaebol) generasi pertama Korsel yang lahir dari rahim transformasi ekonomi Korsel bersama perusahaan lain, seperti LG, Hyundai, dan Posco. 

Perusahaan-perusahaan yang mendapat berbagai fasilitas khusus dari pemerintah pada awal masa transformasi ekonomi itu kemudian berubah menjadi perusahaan global. Kini, perusahaan-perusahaan tersebut menjadi motor penggerak utama perekonomian Korsel.


BISNIS SEMIKONDUKTOR

Awal 1980-an, Samsung Electronics sedang gencar-gencarnya mengembangkan bisnis semikonduktor. Pendiri Samsung yakin, bisnis semikonduktor akan menjadi primadona dan menentukan masa depan Korsel. 

Ketertarikannya bermula ketika perusahaan Jepang kesulitan mendapatkan semikonduktor selama krisis minyak. Tanpa pasokan komponen semikonduktor yang stabil, kegiatan produksi televisi dan kulkas di Jepang akan terhenti. Keyakinan Byung-chull makin teguh ketika ia berkunjung ke AS untuk melihat jalannya bisnis semikonduktor di sana.

Namun, menjadi produsen semikonduktor bukanlah perkara mudah. Pemimpin Samsung harus menerima kenyataan bahwa sumber daya manusia Korsel ketika itu belum siap 100 persen untuk menjalankan bisnis teknologi tinggi tersebut. Karena itulah, Byung-chull memutuskan untuk "mengimpor" para insinyur semikonduktor Jepang pada tiap akhir pekan.

"Kami (para insinyur Korsel) didorong untuk menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari para insinyur Jepang," kenang Park Sang-il, mantan Kepala Perencanaan Strategis dan Chief Technology Officer Samsung Electronics. Kini, Sang-il menjadi guru besar di Seoul National University for Sciences and Technology.


BERMULA DARI MENIRU

Di ruang kerja yang sedikit berantakan oleh kertas kerja dan peranti elektronik, awal September lalu, Sang-il menceritakan kisah bagaimana para insinyur Korsel "mencuri" ilmu dari insinyur Jepang.

"Kami meniru sepersis mungkin apa pun yang dibuat insinyur Jepang. Bahkan, saat itu ada kelakar, kalau kami masuk ke mobil insinyur Jepang dan menemukan makanan di dalamnya, kami pun harus meniru makanan tersebut," ujar Park lalu dia terbahak sendiri.

Sang-il lantas mengeluarkan benda seperti disket yang telah diurai. "Benda buatan Jepang seperti ini kami pereteli. Kami jiplak sepersis mungkin. Karena itu, kelemahan-kelemahan teknologi Jepang yang ada di disket seperti ini secara tak sengaja kami tiru juga," tuturnya. 

Sang-il kembali terbahak-bahak mengenang perjuangannya dan rekan-rekannya sesama insinyur dalam memahami dan menguasai teknologi canggih. Setelah insinyur Korsel pintar, lanjut Park, mereka memperbaiki kelemahan-kelemahan teknologi Jepang. Kemudian, mereka meriset ulang dan membuat produk sejenis yang lebih canggih.

Dengan cara itu, Samsung Electronics mengembangkan bisnis memori atau penyimpanan data elektronik. Produk andalannya, DRAM 256K, sukses di pasaran pada pertengahan 1987. Tak lama kemudian, Samsung menjadi pemimpin pasar memori sejak 1993 dan mempertahankan posisi setiap tahun selama hampir dua dekade.

Selanjutnya, langkah Samsung di bisnis elektronik kian kencang. Berbagai produk mereka produksi mulai dari televisi, penyejuk ruangan, hingga telepon pintar berbasis teknologi Android. Di pasar telepon pintar, Samsung kini menjadi pemimpin pasar.

"JUARA" LALU MENCIPTA

Dikutip dari AFP, 8 Juni 2014, Samsung saat ini menguasai 25,2 persen pasar telepon pintar dunia (74,3 juta unit), diikuti Apple 11,9 persen (35,1 juta), Huawei 6,9 persen (20,3 juta unit), Lenovo 5,4 persen (15,8 juta), dan LG 4,9 persen (14,5 juta). Sisanya, 39,3 persen (135,3 juta), dibagi-bagi kepada pemain lain. Data itu berdasarkan perhitungan hingga kuartal kedua 2014.

Laporan Forbes April 2014, pada 2013, Samsung Electronics menjual 314 juta telepon seluler ke pasar dunia. Mungkin salah satunya ada di tangan Anda.

Kisah perjalanan sukses Samsung Electronics itu terangkum dengan baik di Museum Pusat Inovasi Samsung yang terletak di area Samsung Digital City, Suwon. Di museum itu, kesuksesan Samsung dinarasikan dengan permainan teknologi multimedia dan desain nan canggih.

Kami berkunjung ke museum itu awal September, dan menyentuh sebuah bola besar dengan tangan. Tiba-tiba saja di dinding muncul gambar-gambar berikut penjelasannya oleh narator. Kami juga berjumpa dengan robot imut yang bolak-balik menyapu lantai. 

Semua yang tampak di museum ini bisa jadi tak pernah terbayangkan ada di toko pedagang sembako pada 1930-an—semacam Samsung—begitu juga segala kemajuan dan capaian Korea, sebuah negeri yang tercabik perang hingga pertengahan 1950-an itu.

CATATAN:
Tulisan ini merupakan cuplikan dari tulisan di harian Kompas edisi Selasa (23/9/2014) berjudul "Pedagang Sembako yang 'Menyetrum' Dunia",karya Budi Suwarna dan Hamzirwan.