Showing posts with label Social Media. Show all posts
Showing posts with label Social Media. Show all posts

25 June 2010

9 Cara UKM Melihat Social Media

Siapapun Anda, entah freelancer atau start-up owners, yang pernah menawarkan jasa atau layanan kepada barisan UKM, tentunya akan mengalami hal-hal yang sama. Yang intinya pebisnis UKM secara umum, terutama yang sudah mapan, menunjukan tanda-tanda kurangnya rasa tertarik, kepercayaan, pengertian, atau kepastian, bahwa UKM bisa mengambil keuntungan dengan memanfaatkan internet, atau khususnya social media.

Beberapa survey terakhir, meskipun dengan responden non-Indonesia, juga menunjukkan bahwa layanan seperti Twitter tidak begitu bermanfaat untuk bisnisnya.

Begitu juga dengan artikel terkahir di majalah InfoKomputer, tentang kiprah LewatMana dan Urbanesia, yang menunjukkan suatu persetujuan bahwa adanya tantangan besar untuk menawarkan layanan (web) kepada para UKM.

12 January 2010

Membangun Popularitas dengan Social Media

Banyak jalan menuju Roma, banyak jalan menuju kesuksesan. Siapa yang tidak ingin sukses? Saya yakin semua orang mengidamkan kesuksesan. Meski ukuran sukses masing-masing orang berbeda-beda. Bagaimana dengan anda? Sukses seperti apa yang ingin anda raih?


Tapi, kita tidak bisa menapaki tangga sukses sendirian. Kita perlu orang lain untuk mengantarkan kesuksesan kita. Benar, kita tidak bisa sukses tanpa kehadiran orang lain. Maka saya sering menganjurkan pada anda, bergabunglah di social media. Bangun relasi sebanyak mungkin. Ciptakan image yang kuat di depan teman-teman anda. Pencitraan sangat berarti untuk menunjukkan kredibilitas anda.

Baiklah saya langsung saja terangkan bagaimana kita bisa memanfaatkan social media untuk menjaring kekuatan pertemanan. Sekali lagi saya bilang, relasi itu perlu dalam bisnis. Jika anda ingin bisnis internet anda mapan, anda harus punya banyak relasi. Ini tidak bisa ditawar lagi!

Maka inilah 5 langkah spektakuler yang bisa anda lakukan untuk membangun popularitas dan kejayaan bisnis internet anda…



  1. Pilih komunitas yang sesuai dengan situs web anda. Intinya, anda harus menyesuaikan situs web anda dengan komunitas anda. Agar, anda tidak salah alamat. Bergabung dengan orang-orang yang memiliki minat sama tentu lebih mudah daripada anda bergabung dengan orang berminat berbeda. Misal, orang-orang yang suka teknologi biasa berkumpul di Digg, sedang mereka yang suka membahas politik lebih suka nongkrong di Propeller. Dari komunitas ini anda bisa menggali apa konten yang paling tepat untuk komunitas anda? Ke mana arah minat mereka? Penawaran apa yang paling cocok?

  2. Membangun power social profile. Profil anda dalam social media bisa memberikan banyak kekuatan. Salah satunya, kekuatan popularitas. Ketika anda berpartisipasi aktif dalam sebuah social media, anda bisa membangun profil social anda sendiri. Silakan anda tanamkan image anda di sini. Setelah citra anda kuat di mata komunitas anda, perkenalkan konten-konten spesifik pada orang-orang yang memiliki minat sama seperti anda. Metode ini terbukti efektif untuk memantapkan citra diri anda di depan teman-teman. Memang perlu banyak waktu untuk mengekspos diri sendiri. Tapi, semua yang anda lakukan akan terbayar dengan popularitas yang anda inginkan. Setelah anda menjadi terkenal, anda bebas memberikan penawaran. Dan, semua orang akan percaya pada anda.

  3. Optimalkan halaman situs web anda. Biarkan pengunjung anda mengambil tindakan atas konten situs web anda. Maksudnya, biarkan mereka melakukan voting, subscribe, dan bookmarking. Agar, pengunjung anda bisa dengan mudah membagi konten situs web anda pada orang lain. Semakin konten anda tersebar luas, semakin anda mendapatkan keuntungan. Bukan cuma traffic yang tinggi, tapi juga calon prospek berdatangan.

  4. Ciptakan konten tertarget. Konten yang tertarget berarti anda sudah bisa “mengendus” konten seperti apa yang disukai pengunjung komunitas social media anda. Luangkan waktu untuk mempelajari selera komunitas anda. Cari tahu konten apa yang bisa mendapatkan bookmark paling banyak, mengundang komentar paling banyak.

  5. Mulailah membuat jaringan social anda sendiri. Setelah anda memiliki banyak relasi di social media, kenapa anda tidak membuat jaringan sendiri? Anda sudah punya reputasi yang bagus. Anda pun sudah berhasil menjaring banyak teman yang tertarik dengan konten anda. Otomatis mereka sudah masuk dalam jaring sosial anda. Berarti anda sudah memiliki traffic yang tertarget dan anda bisa berdiri sendiri. Jika anda sudah memiliki platform yang kuat, anda bisa menarik banyak pengunjung.

Langkah selanjutnya, tinggal membuat social media anda akrab di mata semua orang. Ciptakan jaringan yang mudah diikuti dan memberikan banyak manfaat untuk semua orang. Tidak ada orang yang mau rugi, nah kalau anda memberi banyak keuntungan di social media anda, pastinya tidak ada orang yang menolak bergabung dengan anda.

Tidak sulit membuat sebuah jaringan di internet. Semuanya mudah asal anda punya kekuatan untuk memulai. Langkah ke seribu tak akan pernah ada tanpa adanya langkah pertama. Nah, anda sudah bergabung di social media mana? Berapa banyak teman yang anda punya?

10 December 2009

Melakukan Branding di Facebook

Dalam melakukan personal branding, intinya adalah bagaimana orang lain mempersepsikan anda seperti persepsi yang anda inginkan. Apakah anda ingin dipersepsikan sebagai seorang marketer berhasil, seorang pebisnis sukses, atau apapun persepsi yang ingin anda bentuk, brand itulah yang harus anda bangun. Tidak terkecuali ketika anda lakukan itu dengan Facebook.


Facebook sendiri memiliki karakter sebagai sebuah social network yang berpadu antara unsur profesional dan personal. Banyak orang menggunakan Facebook untuk kepentingan bisnis mereka, seperti misal menggunakannya untuk marketing. Namun tidak kalah banyaknya mereka yang menggunakan Facebook untuk kepentingan personal semata. Memahami habitat dari tempat yang ingin anda lakukan personal branding penting supaya anda bisa menyesuaikan diri dengan iklim di dalamnya.

Mungkin masih ada yang bertanya-tanya, manfaatnya apa membangun personal branding?

Manfaat punya personal branding yang kuat di antaranya:



  • Terkenal. Sudah pasti anda akan banyak dikenal orang.

  • Menjadikan anda pakar. Pakar maksudnya bukan “apa-apa dibikin sukar” :) tapi memang pakar suatu bidang dimana anda nantinya jadi tempat bertanya banyak orang.

  • Meningkatkan nilai jual anda. Kalau anda sudah terkenal, kalau anda sudah dianggap pakar, otomatis nilai jual anda naik. Anda akan diundang orang-orang; dan kalau anda punya usaha atau bisnis, itu juga akan mendukung  bisnis dan usaha anda.

Ok. Anda sekarang sudah paham pentingnya melakukan personal branding. Sekarang kita ungkap caranya bagaimana melakukan branding di Facebook.



  1. Buat profil anda merefleksikan brand anda. Misalkan anda ingin melakukan branding sebagai seorang konsultan profesional, pastikan profil facebook anda merefleksikan citra tersebut. Cantumkan hal-hal yang terkait dengan profesi anda.

  2. Pasang foto yang sesuai. Kalau anda ingin membranding diri anda sebagai seorang profesional, pasang foto yang menunjukkan anda sosok profesional.

  3. Buat username facebook yang singkat. Contoh seperti http://www.facebook.com/izzy.isyudi pastinya jauh lebih baik dibandingkan url yang panjangnya seperti http://www.facebook.com/profile.php?id=123456789 bukan?
    Untuk cara membuat username yang singkat bisa anda baca babeh.net.

  4. Update status sesuai brand anda. Anda bisa update status yang terkait branding. Misalnya update status soal proyek yang sedang anda kerjakan, atau soal seminar yang sedang anda isi, atau mungkin tentang perkembangan bisnis internet anda.

  5. Pilih grup dan friend secara bijak. Teman dan grup yang anda ikuti adalah refleksi dari anda. Kalau grup yang anda ikuti baik, anda pun akan dipandang baik. Kalau dipandang buruk, anda ikut tersangkut buruk.

  6. Lakukan tagging dan sharing. Baik dalam update status berupa teks, foto, atau video. Namun jangan sembarangan melakukannya. Pastikan hanya pilih orang yang sesuai atau terkait hal yang anda tag-kan.

  7. Klasifikasikan teman-teman anda. Biar tidak campur aduk, anda bisa klasifikasikan teman-teman anda. misalnya sebagai hubungan pertemanan, hubungan keluarga, hubungan profesional, dan lainnya.
    Caranya:

    • buka tab Teman yang kemudian akan memunculkan semua daftar teman anda.

    • klik buat daftar baru dan beri nama sesuai klasifikasi anda.

    • image facebook friendtambahkan teman-teman anda ke daftar-daftar kontak yang sesuai.

    • jika sudah, seperti sekilas dikatakan Mas Arief di atas, lakukan pengaturan privasi (privacy setting) profil anda. Dan anda bisa sesuaikan isi profil anda terhadap orang/kelompok yang tepat.

Dengan melakukan personal branding secara tepat di facebook, hasilnya akan luar biasa. Brand anda akan tertancap kuat sebagai top of mind di kalangan teman-teman facebook anda.

jokosusilo[dot]com