Showing posts with label Andrea Hirata. Show all posts
Showing posts with label Andrea Hirata. Show all posts

01 August 2010

Andrea Hirata Berikan Novel Terbarunya Untuk Ariel

Andrea Hirata, penulis novel ‘Laskar Pelangi’ kemarin terlihat menyambangi Mabes Polri untuk menjenguk Ariel yang sudah sebulan lebih berada di balik jeruji. Saat menjenguk, Andrea pun menghadiahi Ariel novel terbarunya, dwilogi 'Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas.'

Andrea menjenguk Ariel bersama kru dan pemain 'Sang Pemimpi lainnya. Mereka adalah Mira Lesmana, Riri Riza dan Lukman Sardi.

"Tadi saya kasih novel terbaru saya. Tadi Ariel bilang nggak terbiasa baca novel," ujar Andrea Hirata saat ditemui di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/07).

Ariel memang mengaku tidak terbiasa membaca novel. Namun Andrea berharap novelnya tersebut bisa menghibur Ariel selama menjalani masa tahanan. "Mudah-mudahan novelnya bisa menghibur dia," tuturnya.

Tiga Tahun Riset, Tiga Hari Sudah Dibajak

SLEMAN - Novel terbaru Andrea Hirata, dwilogi Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas, merupakan hasil risetnya tentang masyarakat Melayu. Tapi, seperti Laskar Pelangi yang konon dibajak hampir 15 juta eksemplar, novelnya kali ini pun sukses dibajak. Baru diluncurkan tiga hari, Andrea sudah mendapat kabar bukunya dibajak. Padahal riset novelnya sendiri dilakukan lebih dari tiga tahun.

Tepatnya, riset novel Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas dibuat selama tiga setengah tahun. Tak heran, dalam buku kelima dan keenamnya, Andrea benar-benar mengupas luar dalam masyarakat Melayu Belitong.

Berita pembajakan jerih payahnya dalam tiga setengah tahun sempat membuat Andrea malas. Diakuinya, berita pembajakan selalu membuatnya kehilangan minat menulis. Untungnya, dia sering menghadiri acara meet and greet dengan para pembacanya. Bertemu dengan orang-orang yang membaca bukunya mengembalikan semangat menulisnya.

Dalam acara meet and greet with Andrea Hirata di Djendelo Café, Togamas Affandi, Sabtu malam (24/7), Andrea berdiskusi bersama para pembacanya selama satu jam. Sebagai bentuk penghargaannya kepada para pembaca bukunya, Andrea memberikan beberapa topi kesayangannya.